MARANELLO – Masih buntu untuk menorehkan hasil impressif dalam lima seri yang terlah berlangsung, Ferrari akhirnya melakukan reshuffle di jajaran Direktur Teknisnya. Tim Kuda Jingkrak itu mencopot Direktur Teknisnya, Aldo Costa menyusul rapor negatif yang didapat Ferrari.
Namun sejauh ini belum bisa didapatkan keterangan lebih lajut, di mana Costa akan diposisikan oleh Ferrari. Maklum bila Ferrari melakukan berbagai perubahan menyusul hasil buruk yang didapat The Prancing Horse, terutama di GP Spanyol pekan lalu.
Ferrari nampaknya sudah tidak sabar dengan raihan ini. Sempat memimpin jalannya balapan, Fernando Alonso hanya berhasil finish di uturan ke lima. “Kegiatan teknis telah direstrukturisasi dalam tiga wilayah,” kata pernyataan tim jelang balapan di GP Monaco seperti dikutip Reuters, Rabu (25/5/2011).
Untuk itu, Ferrari menjelaskan aspek teknis telah dirancang ulang dalam tiga sektor. “Aktivitas teknis sudah disusun ulang dalam tiga bagian. Direktur mengenai sasis adalah pat Fry. Sedangkan bagian produksi ada di tangan Corrado Lanzone. Untuk bagian mesin dan elektronik tetap di bawah kendali Luca Marmorini.
Sementara itu, Ferrari juga mengganti Direktur Teknik Balapan, Chris Dyer. Dyer dianggap sebagai biang kesalahan strategi Ferrari dalam beberapa balapan, termasuk kesalahan strategi di seri terkahir di Sirkuit Yas Marina Abui Dhabi musim lalu yang membuat Alonso gagal meraih juara dunia.
Namun sejauh ini belum bisa didapatkan keterangan lebih lajut, di mana Costa akan diposisikan oleh Ferrari. Maklum bila Ferrari melakukan berbagai perubahan menyusul hasil buruk yang didapat The Prancing Horse, terutama di GP Spanyol pekan lalu.
Ferrari nampaknya sudah tidak sabar dengan raihan ini. Sempat memimpin jalannya balapan, Fernando Alonso hanya berhasil finish di uturan ke lima. “Kegiatan teknis telah direstrukturisasi dalam tiga wilayah,” kata pernyataan tim jelang balapan di GP Monaco seperti dikutip Reuters, Rabu (25/5/2011).
Untuk itu, Ferrari menjelaskan aspek teknis telah dirancang ulang dalam tiga sektor. “Aktivitas teknis sudah disusun ulang dalam tiga bagian. Direktur mengenai sasis adalah pat Fry. Sedangkan bagian produksi ada di tangan Corrado Lanzone. Untuk bagian mesin dan elektronik tetap di bawah kendali Luca Marmorini.
Sementara itu, Ferrari juga mengganti Direktur Teknik Balapan, Chris Dyer. Dyer dianggap sebagai biang kesalahan strategi Ferrari dalam beberapa balapan, termasuk kesalahan strategi di seri terkahir di Sirkuit Yas Marina Abui Dhabi musim lalu yang membuat Alonso gagal meraih juara dunia.






0 comments:
Post a Comment